Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah - Jeulajah

MPLS Ramah dalam Menjelajahi lingkungan Sekolah

Keseruan MPLS Jeulajah pada SMP Negeri 6 Kota Banda Aceh

Senin, 14 Juli 2025 tahun ajaran baru dimulai, Semangat dan riang gembira terpancar dari seluruh peserta didik SMP Negeri 6 Banda Aceh.  Berdasarkan arahan dari kemendikdasmen pada minggu pertama tahun ajaran baru aka ada Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah di masing-masing sekolah dengan berbagai kegiatan yang disebutkan dalam juknis sebagai acuan atau pedoman kegiatan.

Namun kegiatan MPLS Ramah yang diterapkan oleh SMP Negeri 6 Kota Banda Aceh dikemas dalam MPLS Jeulajah, dimana  kegiatan ini tetap selaras dengan MPLS Ramah yang diusulkan oleh kemendikdasmen bahkan lebih menarik dan semua peserta didik menunjukkan antusias yang luar biasa. MPLS Jeulajah ini bertujuan memberikan stimulus kepada seluruh peserta didik untuk saling peduli, memiliki rasa empati dan bertanggung jawab kepada dirinya sendiri, sesama manusia dan lingkungan sekitar.

Kegiatan hari pertama MPLS dibuka oleh Kepala SMP Negeri 6 Kota Banda Aceh Syarifah Nargis S.Ag., M.Pd, pada pembukaan ini kepala sekolah memberi himbauan untuk mengikuti semua kegiatan dengan semangat dan mengambil nilai-nilai baik pada setiap kegiatan, lebih lanjut kepala sekolah juga menekankan untuk membawa serta menggunakan tumbler dan wadah jajan sebagi bentuk menguruangi sampah plastik terutama diarea sekolah.



Setelah pembukaan MPLS kegiatan dilanjutkan dengan materi Adiwiyata sebagai bentuk komitmen sekolah terhadap kepeduliannya terhadap lingkungan. Materi ini disampaikan langsung oleh salah satu aktivis lingkungan Ir. Rama Herawati M.P . Kegiatan hari pertama diakhiri dengan pemaparan dan diskusi hangat antara peserta didik baru dengan Pengurus OSIS dan Guru Bimbingan Konseling.

Pada hari ke-2 dan ke-3 semua peserta didik baru menjelajahi lingkungan sekolah dengan menyelesaikan misi pada 10 pos yang telah dipersiapkan oleh Panitia MPLS. Semua peserta didik baru dibagi kelompok, dimana 1 kelompok berjumlah 8 Orang dan berasal dari kelas yang berbeda, 1 kelompok didampingi oleh 2 orang anggota OSIS sebagai mentor. Hari ke-4 dilanjutkan dengan Kegiatan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dibimbing langsung oleh Anggota TNI.  Hari ke-5 semua peserta didik baru mengikuti tes dasar literasi dan numerasi sesuai arahan dari . Kegiatan diakhir pada hari ke-6 dengan pertemuan ramah dengan pihak sekolah dan wali murid.

 

*nz

LINK TERKAIT